JAKARTA, Braille.id — Sejumlah figur publik terkemuka tanah air, termasuk aktor Reza Rahadian, musisi Eva Celia, figur publik Zaskia Adya Mecca, dan aktivis Wanda Hamidah, turun langsung ke jalan meramaikan aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaSadar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Aksi massa yang menyatukan elemen mahasiswa dan masyarakat sipil ini diselenggarakan secara serentak pada Rabu, 28 Oktober 2026, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, guna menyuarakan aspirasi kebangsaan serta mengawal kebijakan publik.
Solidaritas Lintas Sektor di Jantung Ibukota
Kehadiran para pekerja seni dan figur publik di tengah-tengah ribuan massa membuktikan bahwa isu-isu sosial dan kenegaraan menjadi tanggung jawab bersama lintas sektor. Aksi yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB ini diwarnai dengan orasi, pembacaan puisi kebangsaan, serta bentangan spanduk kain putih berukuran besar yang ditandatangani oleh para peserta aksi sebagai simbol persatuan.
Para peserta memadati area sekitar air mancur Bundaran HI dengan tertib, menciptakan gelombang massa yang bergemuruh menyuarakan tuntutan perbaikan tata kelola pemerintahan. Suara pengeras suara bergema memantul di antara gedung-gedung pencakar langit, berpadu dengan deru kendaraan yang melintas perlahan di jalur alternatif yang disiapkan pihak kepolisian.
"Kehadiran kami di sini bukan atas nama kepentingan personal, melainkan panggilan nurani sebagai warga negara yang ingin melihat proses demokrasi berjalan secara substansial dan berpihak kepada keadilan sosial," ujar salah satu perwakilan massa di lokasi aksi.
Keterlibatan Seniman dan Penggunaan Media Digital
Aktor Reza Rahadian yang hadir mengenakan pakaian kasual, topi, dan masker, tampak berbaur bersama para mahasiswa tanpa pengawalan ketat. Kehadirannya segera dikenali oleh massa yang langsung menyambut dengan sorakan dukungan semangat kebersamaan. Bersama Eva Celia yang mengenakan atribut kaus putih bertuliskan pesan moral, mereka menyusuri barisan massa untuk mendengarkan aspirasi dari berbagai perwakilan daerah.
Selain aksi fisik di lapangan, gelombang dukungan juga masif mengalir melalui jejaring media sosial. Zaskia Adya Mecca dan Wanda Hamidah menggunakan platform digital masing-masing untuk menyebarkan siaran langsung (live streaming) serta membagikan narasi kritis mengenai pentingnya transparansi kebijakan pemerintah kepada jutaan pengikut mereka.
Tuntutan Konkret dan Respon Otoritas Terkait
Fokus utama dari gerakan #IndonesiaSadar meliputi penegakan hukum yang transparan, perlindungan terhadap kebebasan berpendapat, serta evaluasi menyeluruh terhadap regulasi ekonomi yang dinilai memberatkan masyarakat kelas pekerja. Para pengunjuk rasa mendesak lembaga legislatif dan eksekutif untuk membuka ruang dialog yang lebih luas dan partisipatif.
Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan jalannya aksi agar tetap berlangsung damai, kondusif, dan tidak mengganggu fasilitas publik secara permanen. Arus lalu lintas di sekitar Bundaran HI sempat dialihkan secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan volume kendaraan.
Ke depan, elemen masyarakat sipil dan aliansi mahasiswa berencana untuk terus mengawal isu-isu yang disuarakan melalui audiensi formal dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) serta kementerian terkait, memastikan bahwa momentum Hari Sumpah Pemuda tahun ini menjadi titik balik reformasi kebijakan yang nyata bagi kesejahteraan seluruh rakyat.
Sumber Rujukan: Disadur dan dirangkum dari laporan entertainment.kompas.com.